Senin, 17 Oktober 2016

hewan laut yang berbahaya dan beracun

hewan hewan laut yang berbahaya dan beracun 


1. Surgeonfish




Biasa sering disebut dengan ikan Botana atau kulit pasir, jenis ikan herbivora ini hidup didaerah terumbu karang dan umumnya dikonsumsi oleh masyarakat pesisir. Namun jika diperhatikan dengan seksama dibagian pangkal sirip ekor (penducle) terdapat duri yang menyerupai mata pisau dan setajam pisau bedah, oleh karena ciri khas ini sehingga ikan ini dberi nama Surgeonfish.




2. Mantis shrimp atau Thumbspiltter





Udang ini hidup dilubang-lubang pasir dan umumnya keluar dimalam hari untuk mencari mangsa. Udang kipas (cmiw) ini memiliki warna yang sangat menarik. Biota ini dalam mencari makan memanfaatkan cakarnya yang terletak didekat kepalanya dan berguna juga sebagai alat pertahanan.
Cakar biasa digunakan untuk memecahkan cangkang kerang dan beberapa kasus membuktikan cakarnya dapat meretakan kaca aquarium. Sistem kerjanya tidak seperti hewan-hewan bercakar lainnya yang digunakan untuk mencengkram kemudian merobek mangsanya, udang justru mengandalkan momentum kecepatan cakarnya untuk memberikan efek yang serius pada targetnya. Terdapat juga alat pertahanan keduanya di udang ini, yaitu pada bagian ekornya terdapat duri yang tajam. So beware and don’t disturb them.
3. Stonefish




Sesuai namanya biasa disebut juga ikan batu yang paling suka berkamuflase didaerah batu karang, lumpur, pasir maupun patahan karang. Jika kalian suka berjalan dipantai atau perairan laut yang dangkal, sebaiknya berhati-hati dengan ikan batu. Karena hampir sebagain besar siripnya memiliki racun yang kuat. 1 kelenjar racun ikan batu dapat membunuh 100 tikus, jadi saran saya ketika bermain di pantai menggunakan boots atau alas kaki.
4. Scorpionfish and Lionfish
Sama halnya dengan stonefish, namun bentuknya jauh lebih elegan dengan sirip –sirip yang memanjang. Pada bagian ujung dari Sirip-sirip keras tersebut terdapat kelenjar racun juga, apabila terkena tubuh manusia dapat menyebabkan sakit yang berlangsung selama 6 jam.
Untuk mengurangi rasa sakitnya kalian dapat menggunaka air panas dicampur cuka atau irisan lemon.
5. Lined Catfish





Sembilang, cukup familiar kan dengan nama lele laut ini. Ikan ini biasa ditemukan bergerombol dalam jumlah besar. Seperti lele pada umumnya ikan ini dapat mematil(apa ya bahasa bakunya !^^) loh yaitu menggunakan duri yang terletak di bagian sirip dada (pectoral) dan sirip punggung (dorsal), duri-duri tersebut kadang tidak terlihat karena terselubung dibalik kulitnya. Ketika menyelam sebaiknya menjauhi gerombolan ikan ini, dikhawatirkan mereka akan bersifat agresif jika merasa terganggu oleh kehadiran kalian 

6. Rabbitfish




Ikan baronang atau semadar 1 porsi pak ^^. Ikan ini enak rasanya jika sudah disajikan dipiring dengan sambal kecap.yummy. hee,hee sebelum keterusan kulinernya mari kita kaji sebenarnya kenapa kita harus waspada dengan ikan ini. Berdasarkan referensi yang saya baca dan pernah merasakannya sendiri, sirip bagian punggung, perut dan anal dari ikan baronang terdapat duri yang beracun, walaupun tidak berdampak fatal terhadap manusia, namun cukup membuat nyeri dalam waktu yang lama, racunya pun masih ada hingga ikan ini sudah mati. Jadi saran saya tidak perlu repot menangkap ikan ini sendiri ya, bahkan kalau bisa kurangi memakan ikan herbivora ini, karena mereka membantu mengurangi kompetitor karang untuk tumbuh di substrat guys.
7. Sea Urchin












Siapa yang tidak pernah bertemu dengan bulu babi satu ini jika kalian snorkling di laut. Walaupun saya belum mendapatkan referensi, bagaimana hewan ini dinamakan bulu babi. Namun yang jelas hewan ini memiliki duri yang beracun, dikarenakan durinya yang rapuh. Jika tertusuk di kulit kita, maka duri akan patah dan tertanam didalam kulit.
Tipsnya jika terkena bulu babi, sebaiknya patahan bulunya dihancurkan saja sekalian dengan menumbuk-numbukan benda keras di bagian tertusuknya, dan kemudian diberikan amoniak. Jika tidak ada yang bawa, silakan kalian tampung urine kalian sendiri ya sebagai sumber amoniaknya. ^^!

8. Crown Of Thorns Sea Star
Hewan ini merupakan salah satu predator karang. Memiliki duri dengan racun yang kuat dan dapat menembus wetsuit, sarung tangan (gloves) hingga boots para penyelam. Intinya adalah jangan menyentuh langsung hewan ini karena setiap durinya terdapat jarum-jarum kecil yang dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada tubuh,serta dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
9. Mosaic Sea Star
Ternyata tidak semua bintang laut aman untuk kalian sentuh kawan-kawan, contohnya seperti bintang laut ini yang apabila bersentuhan langsung dengan kulit kalian dapat menyebabkan kulit mati rasa untuk sementara waktu.

10. Southern blue ringed octopus







Daftar berikutnya adalah saudaranya gurita Paul, yaitu dengan ciri-cirinya terlihat jelas dari lingkaran biru ditubuhnya. Bukan saja bisa meramal ternyata gurita ini sangat berbahaya jika dalam kondisi terancam, gurita ini memiliki racun pada setiap gigitannya yang mampu membunuh 10-25 orang. Warning keras sekali jika bertemu dengan gurita ini, sebaiknya jangan diganggu.
11. Cone
Hewan gastropoda ini memiliki berbagai macam motif, namun dibalik corak-coraknya yang menarik ada beberapa jenis memiliki sengat yang beracun, yang berdampak menyebabkan kematian.
Hewan ini menyengat dengan menembakkan tombak sepanjang 25mm dan seperti halnya selang, tombak tersebut kemudian dapat dialiri oleh racunnya. Berikut jenis-jenisnya yang harus diwaspadai :
a. Geography cone
b. Striated Cone
c. Textile cone
d. Parian Cone
e. Seagrave’s Cone
f. Marble Cone
g. Tulip cone
h. Cat cone





12. Sea Anemone
Anemon  pada umumnya memiliki racun yang mematikan jenis-jenis ikan kecil dan invertebrata laut, namun tidak memiliki efek besar terhadap manusia, kecuali beberapa jenis seperti Armed Sea Anemone, Warty Sea Anemone, White Striped Anemone, Griffith’s Sea Anemone dan lainnya. Jika tersentuh dengan kulit dapat menyebabkan rasa terbakar dan perih
13. Jellyfish




Ubur-ubur, tidak disanksikan lagi dengan betapa perihnya jika terkena tentakelnya. Banyak jenis ubur-ubur dengan berbagai tingkatan rasa sakit tentunya. Mulai dari rasa perih, meninggalkan bekas terbakar hingga menyebabkan kematian. Bila bertemu dilaut sebaiknya tidak menghindari tersentuh tentakelnya, kecuali jika kalian berpakain serba tertutup seperti menggunakan wetsuit, gloves hingga boots.

14. Fire coral
Teman-teman sebaiknya lebih mendalami jenis karang ini, karena jika salah kita mengenali karang api dengan karang lainnya. Resikonya adalah rasa panas dikulit kalian jika tersentuh karang ini.Dapat dilihat digambar bahwa karang api jika diperbesar memiliki nematocycsts yang dapat menyengat dan menembus kulit. Jadi sebaiknya ketika snorkling atau menyelam lebih baik mengenal juga karang ini.
15. Sea Fern




Saya lebih suka menyebutnya bulu ayam, karena memang terlihat demikian . Hewan ini tergolong hydroid yang dapat menyengat dengan alat yang sama yang dipergunakan oleh karang api, yaitu nematocycsts. Hewan ini banyak sekali ditemukan dilaut, walaupun kalian mengenalinya tetapi tidak menjaga buoyancy atau menjaga jarak ketika berenang, kemungkinan besar dapat salam tempel dari dia loh ^^

1.  Bulu Babi (Sea Urchin )

Bulu Babi
Binatang laut  ini memiliki duri beracun disekujur tubuhnya. Dan dikarenakan durinya yang rapuh, maka kalau terinjak kaki kita, duri akan patah dan tertanam didalam kulit. Sakit so pasti !  So waspada, kalau main2 dipantai ya guys !
Ilustrasi Kaki injak Bulu Babi

Tips kalau terlanjur kena bulu babi, sebaiknya patahan durinya dihancurkan saja dengan cara menumbuk-numbukan benda keras di bagian tertusuknya, dan kemudian diberikan amoniak. Air kencing (urine) bisa dijadikan amoniak dalam keadaan darurat.  So, jangan sampai kena bulu babi di muka ya … bisa facial pakai air kencing ! … ha ha😀
 

2. Mantis shrimp atau Thumbspiltter

mantis_shrimp_body_armor-7  mantis_shrimp_claw
Hewan yang hidup di laut lainnya, adalah Udang cantik ini.  Udang ini hidup dilubang-lubang pasir dan umumnya keluar dimalam hari untuk mencari mangsa. Udang kipas ini memiliki warna yang sangat menarik. Biota ini dalam mencari makan memanfaatkan cakarnya yang terletak didekat kepalanya dan berguna juga sebagai alat pertahanan.  Selain cakar, dia juga punya ekor yg berduri tajam.  So, jangan sampai kena cakar & duri buntutnya guys, kecuali mau meringis …😀

3. Sea Fern

sea-fern-melody-watson   sea-fern
Hewan ini tergolong hydroid yang dapat menyengat dengan alat yang sama yang dipergunakan oleh karang api, yaitu nematocycsts. Hewan ini banyak sekali ditemukan dilaut, walaupun kalian mengenalinya tetapi tidak menjaga buoyancy atau menjaga jarak ketika berenang, kemungkinan besar akan dapat salam tempel dari dia loh .. he he😀

4. Fire coral

Fire Coral
Teman-teman yang hobi diving sebaiknya lebih mendalami jenis karang ini, karena jika salah kita mengenali karang api dengan karang lainnya. Resikonya adalah rasa panas dikulit kalian jika tersentuh karang ini.
Fire Coral Burn
Karang api jika gambarnya diperbesar, akan terlihat bagian nematocycsts yang dapat menyengat dan menembus kulit. Jadi sebaiknya ketika snorkling atau menyelam lebih baik mengenal juga karang ini.

5.  Ubur-ubur (Jellyfish)

Box_jellyfish
Tidak disanksikan lagi betapa perihnya jika terkena tentakel ubur-ubur atau jelly fish.  Banyak jenis ubur-ubur dengan berbagai tingkatan rasa sakit tentunya. Mulai dari rasa perih, meninggalkan bekas terbakar hingga menyebabkan kematian. Kalau bertemu ubur-ubur, sebaiknya menghindar, agar tidak tersentuh tentakelnya, kecuali jika kalian berpakain serba tertutup seperti menggunakan wetsuit, gloves hingga boots.
kena jellyfish
Ubur-ubur Kotak (Box Jellyfish) merupakan jenis yang memiliki racun mematikan.  Sebenarnya Box Jellyfish hanya menggunakan sengat tentakelnya untuk mencari makan. Tapi karena dia sering berenang di perairan dangkal, banyak perenang yang ikut tersengat bisanya. Tercatat sampai saat ini Box Jellyfish sudah membunuh sekitar 6000 perenang. Ubur-ubur ini tinggal di laut Australia dan Negara-negara Asia Tenggara (termasuk Indonesia).

6. Sea Anemone

armed-anemonfish
Anemon pada umumnya memiliki racun yang mematikan jenis-jenis ikan kecil dan invertebrata laut, tapi tidak berbahaya bagi manusia.  Tapi ada jenis ikan tertentu yang kebal terhadap racun si anemon.  Contohnya ikan badut alias Nemo, justru mencari perlindungan pada jenis anemon tertentu, agar terhindar dari predator.
Tapi anemon jenis Armed Sea Anemone (gambar di atas), Warty Sea Anemone, White Striped Anemone, Griffith’s Sea Anemone, jika tersentuh, akibatnya kulit akan terasarasa terbakar dan perih.

7.  Cone

deadly-cone
Hewan gastropoda ini memiliki berbagai macam motif, namun dibalik corak-coraknya yang menarik ada beberapa jenis memiliki sengat yang beracun, yang berdampak menyebabkan kematian.
Hewan ini menyengat dengan menembakkan tombak sepanjang 25mm dan seperti halnya selang, tombak tersebut kemudian dapat dialiri oleh racunnya. Berikut jenis-jenisnya yang harus diwaspadai : Geography cone, Striated Cone, Textile cone, Parian Cone, Seagrave’s Cone, Marble Cone, Tulip cone, Cat cone

8. Sea Star

Halsteads-Venomous-Sea-Star  Crown of Thorns

Bintang laut yang perlu diwaspadai antara lain adalah jenis : Crown Of Thorns Sea Star, dan Mosaic Sea Star.  Crown Of Thorns memiliki duri dengan racun yang kuat dan dapat menembus wetsuit, sarung tangan (gloves) hingga boots para penyelam. Intinya adalah jangan menyentuh langsung hewan ini karena setiap durinya terdapat jarum-jarum kecil yang dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada tubuh,serta dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Guys, kalau kalian berwisata ke Lampung, khususnya wisata laut seperti Wisata Snorkling di Pahawang,yang perlu diperhatikan adalah terkadang ada Crown Of Thorns Sea Star, beberapa nelayan lokal menyebutnya “Kaki Seribu”.  Kok nggak nyambung ya ?! :D  Jenis Mosaic, jika bersentuhan langsung dengan kulit kalian, dapat menyebabkan kulit kalian mati rasa untuk sementara waktu.

9. Southern blue ringed octopus

blue ring octopus  blue-ringed-octopus
Berikutnya adalah Southern blue ringed, saudaranya gurita Paul yg pandai meramal itu.  Ciri-ciri fisik Southern blue ringed, sesuai namanya adalah lingkaran biru ditubuhnya.
Gurita ini sangat berbahaya jika dalam kondisi terancam, gurita ini memiliki racun pada setiap gigitannya yang mampu membunuh 10-25 orang. Warning keras sekali jika bertemu dengan gurita ini, sebaiknya jangan diganggu.

10. Lined Catfish

lined cat fish
Ikan Sembilang, merupakan nama beken lele laut ini. Ikan ini biasa ditemukan bergerombol dalam jumlah besar. Seperti lele pada umumnya ikan ini dapat mematil loh,  yaitu menggunakan duri yang terletak di bagian sirip dada (pectoral) dan sirip punggung (dorsal), duri-duri tersebut kadang tidak terlihat karena terselubung dibalik kulitnya. Ketika menyelam sebaiknya menjauhi gerombolan ikan ini, dikhawatirkan mereka akan bersifat agresif jika merasa terganggu oleh kehadiran kalian.

11. Stonefish

stone fish  stone fish 2
Ada dua alasan mengapa ikan ini terdaftar sebagai hewan yang berbahaya. Pertama, ini adalah ikan dunia yang paling beracun. Kedua, ikan batu berbentuk baik dalam kamuflase. Meskipun ikan ini pasif jarang menyerang, jangan pernah menginjakan kaki di atasnya. Toksin dari ikan ini dapat menyebabkan kelumpuhan sementara dan mungkin saja kematian jika tidak segera diberikan perawatan.
Sesuai namanya biasa disebut juga ikan batu yang paling suka berkamuflase menyerupai batu didaerah batu karang, lumpur, pasir maupun patahan karang. Jika kalian suka berjalan dipantai atau perairan laut yang dangkal, sebaiknya berhati-hati dengan ikan batu. Karena hampir sebagain besar siripnya memiliki racun yang kuat. 1 kelenjar racun ikan batu dapat membunuh 100 tikus, jadi saran saya ketika bermain di pantai menggunakan boots atau alas kaki.

12. Scorpionfish and Lionfish

scorpionfish-102169-sw   lionfish_lg
Sama halnya dengan stonefish, namun bentuknya jauh lebih elegan dengan sirip –sirip yang memanjang. Pada bagian ujung dari Sirip-sirip keras tersebut terdapat kelenjar racun juga, apabila terkena tubuh manusia dapat menyebabkan sakit yang berlangsung selama 6 jam.
Untuk mengurangi rasa sakitnya kalian dapat menggunaka air panas dicampur cuka atau irisan lemon.

13. Ikan Pari (Stingray Fish)

stingray-31994
Nama hewan ini begitu banyak menyita perhatian dunia semenjak kematian tragis ahli biologi sekaligus pembawa acara Crocodile Hunter Steve Irwin pada 2006. Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung banyak racun telah menusuk Steve dan membuatnya mengalami gagal jantung.

14. Surgeonfish

ArabianSurgeonfish
Biasa sering disebut dengan ikan Botana atau kulit pasir, jenis ikan herbivora ini hidup didaerah terumbu karang dan umumnya dikonsumsi oleh masyarakat pesisir. Namun jika diperhatikan dengan seksama dibagian pangkal sirip ekor (penducle) terdapat duri yang menyerupai mata pisau dan setajam pisau bedah, oleh karena ciri khas ini sehingga ikan ini dberi nama Surgeonfish.  So jangan megang buntutnya ya guys 😀

15.  Rabbitfish ( Ikan Baronang )

Rabbit fish
Ikan ini enak rasanya jika sudah disajikan dipiring dengan sambal kecap.  Kalau nekad pegang ikan ini dalam keadaan hidup, waspadai sirip bagian punggung, perut dan anal sebab  terdapat duri yang beracun.  Racun ikan ini cukup membuat nyeri dalam waktu yang lama.  O ya, mungkin ibu2 di rumah malah udah tau, jika racun sirip pada ikan ini tetap ada walaupun si ikan sudah mati.

16. Sea Eel (Belut Laut)

40. Argus Moray Eel
Gigitan yang kuat dari gigi tajam belut laut dapat menyebabkan cedera serius rentan terhadap infeksi dari mulut hewan primitif ini. Belut sering bersembunyi di celah-celah dan lubang di terumbu selama siang hari dan berburu makanan di malam hari. Ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjaga tangan dari celah atau lubang untuk menghindari serangan. Satu hal lagi, jangan pernah memberi makan hewan-hewan atau bisa diserang.
Demikian Sahabat elora, semoga artikel mengenai Daftar Hewan Laut yang Berbahaya ini bermanfaat supaya acara wisata atau travelingnya tetap menyenangkan  ..😀
Btw setelah tau bahaya hewan laut, saatnya main ke Laut guys😀

Tidak ada komentar:

Posting Komentar